Akibat Ketagihan Main Judi, Pria Ini Gadaikan Motor Sahabatnya | DHEAN NEWS
Menu Close Menu

Akibat Ketagihan Main Judi, Pria Ini Gadaikan Motor Sahabatnya

Rabu, 05 Desember 2018 | 12.24 WIB
DHEAN.NEWS SURABAYA - Kelakuan Mat Sudi, 35, ini tak pantas ditiru. Pria yang tinggal di Jalan Sidonipah VI Surabaya ini nekat menggadaikan motor sahabatnya hanya lantaran keranjingan judi.

Akibatnya, tukang becak ini harus berurusan dengan polisi. Korbannya adalah Risal, 25, warga Jalan Sidodadi IV Surabaya.

Kasus penipuan dan penggelapan yang dilakukan oleh Mat Sudi dilakukan pada Kamis (15/11) lalu.Awalnya, tersangka mendatangi korban yang saat itu berada di warkop di Jalan Bolodewo. Kedatangannya ingin meminjam motor Honda Vario dengan nopol L 4585 WX milik korban. Alasannya, motor warna putih tersebut hendak digunakan tersangka untuk mengantar temannya ke kandang.

"Tanpa rasa curiga, korban pun meminjamkan motornya. Apalagi antara korban dan tersangka merupakan teman," ungkap Kapolsek Simokerto, Kompol Masdawati Saragih, Selasa (4/12).

Masdawati mengatakan, setelah membawa kabur motor tersebut, tersangka lantas menemui seseorang yang ada di Madura. Tujuannya untuk menggadaikan motor itu. Kemudian tanpa surat-surat lengkap, motor korban digadaikan seharga Rp 3 juta. Lalu uangnya ia bawa pulang untuk bermain judi.

"Sementara korban yang motornya tak kunjung kembali sempat mendatangi tersangka. Namun saat ditanya terkait motor tersebut, ia terus berkelit sehingga melaporkan kasus ini kepada kami," ujarnya. 

Setelah mendapat laporan tersebut, polisi melakukan penangkapan dan hasil pemeriksaan diketahui jika motor tersebut digadaikan ke Madura. Mat Sudi pun harus kembali ke penjara setelah sempat dipenjara pada tahun 2010 atas kepemilikan narkoba.

Sementara itu kepada polisi, Mat Sudi mengaku uang hasil penggelapan motor temannya tersebut dia gunakan untuk berjudi domino. Tukang becak ini memang hobi berjudi. Sehingga kadang uang hasil menarik becak pun habis ia gunakan berjudi. 

"Kadang kalah kadang juga menang, meski tak seberapa. Meski demikian, kalau teman mengajak judi sering gak enak hati. Makanya selalu ikut berjudi," ungkap bapak satu anak ini.

Komentar