Di Unhas, Kominfo Ajak Generasi Milenial dan Perempuan Menggunakan Hak Pilih | DHEAN NEWS
Menu Close Menu

Di Unhas, Kominfo Ajak Generasi Milenial dan Perempuan Menggunakan Hak Pilih

Kamis, 21 Maret 2019 | 22.05 WIB
DHEAN.NEWS MAKASSAR - Target partisipasi pemilih sebesar 77,5 persen pada Pemilu 2019 nanti diharapkan tercapai dengan aktifnya keterlibatan generasi milenial dan perempuan pada 17 April 2019 nanti. Kepala Sub Direktorat Informasi dan Komunikasi Politik dan Pemerintahan, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Hypolitus Layanan menyampaikan hal tersebut pada acara Forum Diskusi “Suara Kita Menentukan Masa Depan Bangsa” di Baruga A.P. Pettarani Universitas Hasanuddin, Makassar (20/3).

Pemilu 2019 adalah pemilihan umum serentak pertama yang menggelar lima ranah pemilihan yaitu; Presiden dan Wakil Presiden, DPR, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota, dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

Pada kesempatan yang sama Hypolitus juga menekankan pentingnya edukasi dalam tahun politik ini agar masyarakat terhindar dari berita hoaks. Mahasiswa, sebagai generasi yang berpendidikan, diharapkan mampu menghindari berita hoaks yang sering memicu kebencian, berpotensi merusak moral bangsa dan menciptakan disintegrasi bangsa.

Prof Dr. Armin Arsyad, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin menambahkan bahwa masa depan bangsa ada di tangan para mahasiswa. Mahasiswa dianggap sebagai generasi intelektual yang diharapkan dapat mensosialisasikan kembali pentingnya keikutsertaan dalam Pemilu 2019 kepada teman-temannya.

Sedangkan Komisioner Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Makassar Endang Sari menjelaskan bahwa suara politik generasi milenial dan perempuan tidak hanya sekedar untuk kepentingan partisipasi dan hitungan jumlah, namun suara yang lahir dari kualitas berpikir sehingga pendidikan politik penting dan kampus harus mengambil peran ini. Menurut data Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan dua (DPTHP2) KPUD Kota Makassar 2019, rasio pemilih perempuan dan laki-laki Kota Makassar adalah 496.731 berbanding 470.859.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) mencatat ada 40 juta pemilih pemula yang akan menentukan berlangsungnya pelaksanaan Pemilu di periode-periode berikutnya secara berkelanjutan. Terkait pemilih perempuan, sebenarnya berdasarkan data, aksi afirmasi yang kerap digiatkan dalam setiap perhelatan demokrasi, cukup membuahkan hasil positif. KPU merilis indeks partisipasi pemilih dalam Pilkada Serentak 2018 sudah menunjukkan persentasi pemilih perempuan melebihi partisipasi laki-laki.

Turut serta menjadi pembicara pada acara tersebut adalah Analis Kebijakan Bidang SDM Setjen Wantannas Kolonel Inf. Judi Paragina Firdaus M.Sc, Pakar Riset dan Metodologi Otho Hadi, dan Pembina Assosiasi Media Digital Indonesia Ahmed Kurnia.

Komentar