TP4D Kejari Tator Meninjau Langsung Proyek Yang Ambruk di Gereja Katolik Stasi Tampo Makale | DHEAN NEWS
Menu Close Menu

TP4D Kejari Tator Meninjau Langsung Proyek Yang Ambruk di Gereja Katolik Stasi Tampo Makale

Jumat, 22 Februari 2019 | 23.00 WIB

DHEAN.NEWS TANA TORAJA - Ketua Tim Pengawal Pengamanan Pemerintah Pembangunan Daerah (TP4D) Kabupaten Tana Toraja Andi Ardi Aman, SH bersama anggotanya meninjau langsung Proyek Pemasangan Bronjong Pengaman Darurat Tebing Gereja Katolik Stasi Tampo Makale, Kelurahan Tampo, Kecamatan Makale Jumat, 22/02/2019.

Kedatangan Ketua Tim TP4D ke lokasi tersebut untuk meninjau langsung Pemasangan Bronjong  Pengaman Darurat Tebing Gereja Katolik Stasi Tampo Makale yang ambruk pada Jumat 15 Februari 2019, dan menindak lanjuti surat teguran yang dilayangkan ke pihak Rekanan Direktur CV. Jalinan Sutra Maroson Tanggal 20 Februari 2019.

Andi Ardi Aman menjelaskan bahwa Tim TP4D sudah melayangkan surat teguran kepada  pihak penyedia untuk segara melakukan perbaikan dan mempergunakan tenaga kerja yang berpengalaman tentang pemasangan bronjong.


“Tim TP4D Kejari Tana Toraja mengingatkan pihak rekanan agar lebih teliti dan memperhatikan mutuh pekerjaan agar sesuai dengan spesifikasi sebagaimana yang tercantum dalam kontrak, jangan sampai terjadi lagi hal yang sama hanya karena tidak memperhatikan mutu atau teknik pemasangan bronjong, tegasnya.”

Andi Ardi Aman juga menjelaskan bahwa Pemasangan Bronjong  Pengaman Darurat Tebing Gereja Katolik Stasi Tampo Makale ini belum melakukan PHO dan pembayaran 100%, sehingga masih menjadi tanggung jawab pihak rekanan untuk menyelesaikannya.



Begitu juga dengan Kepala BPBD Tana Toraja, Alfian Andilolo mengatakan perbaikan Pemasangan Bronjong  Pengaman Darurat Tebing Gereja Katolik Stasi Tampo Makale  dengan Nilai Kontrak Rp. 992 juta tersebut belum di PHO  dan belum dibayarkan 100%, sehingga tentu masih menjadi tanggung jawab pihak rekanan untuk menyelesaikannya.

Sementara Yudi yang mewakili pihak rekanan Direktur CV. Jalinan Sutra Maroson, saat diwawancara soal ambruknya Pemasangan Bronjong  tersebut mengatakan, “kan kita sudah mulai bongkar kembali yang sudah ambruk, artinya kita siap untuk bertanggung jawab dalam hal ini siap untuk memperbaiki kembali”

Kira-kira satu minggu lebih kedepan kita sudah bongkar semua yang ambruk, baru kita pasang ulang, kami sudah mendatangkan orang-orang yang tahu tentang tehnik pemasangan bronjong, jelasnya. (titus)

Komentar