Dubes RI Untuk Sri Langka dan Maldewa Sambut Satgas MTF TNI XXVIII-K/UNIFIL di Colombo | DHEAN NEWS
Menu Close Menu

Dubes RI Untuk Sri Langka dan Maldewa Sambut Satgas MTF TNI XXVIII-K/UNIFIL di Colombo

Rabu, 12 September 2018 | 11.16 WIB

DHEAN.NEWS SRI LANGKA - Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Sri Lanka dan Maldewa I Gusti Ngurah Ardiyasa menyambut kedatangan Satuan Tugas (Satgas) Maritime Task Force (MTF) TNI XXVIII-K United Nations Interim Forces in Lebanon (UNIFIL) dengan melibatkan KRI Sultan Hasanuddin-366 di Colombo Sri Langka, Sabtu (8/9/2018)

Dubes RI untuk Sri Lanka dan Maldewa I Gusti Ngurah Ardiyasa didampingi Atase Pertahanan RI untuk India Kolonel Laut (P) Ardiansyah Muqsit dan staf Kedutaan RI serta perwakilan pejabat dari Sri Lanka Navy menyambut kedatangan KRI Sultan Hasanuddin-366 pada saat kapal merapat di Pelabuhan Colombo, Sri Langka.

Selanjutnya Dubes RI Untuk Sri Lanka dan Maldewa mengunjungi KRI Sultan Hasanuddin-366 untuk bertemu dengan para prajurit TNI AL yang tergabung dalam Satgas MTF TNI XXVIII-K/UNIFIL yang saat ini sedang melaksanakan operasi pelayaran menuju Lebanon dalam rangka mengemban tugas misi pemeliharaan perdamaian PBB.

Kunjungan Dubes RI tersebut disambut oleh Komandan KRI yang sekaligus Komandan Satgas MTF TNI XXVIII-K/ UNIFIL Letkol Laut (P) Cecep Hidayat, S.E.,M.Si., beserta staf Satgas sejumlah 111 personel di KRI Sultan Hasanuddin-366. Dalam kesempatan tersebut Komandan Satgas MTF TNI XXVIIIK/UNIFIL

Letkol Laut (P) Cecep Hidayat, S.E., M.Si., mengucapkan terima kasih atas acara penyambutan dan kunjungan serta bantuan dari Dubes RI untuk Sri Lanka dan Maldewa I Gusti Ngurah Ardiyasa dan Atase Pertahanan RI untuk India Kolonel Laut (P) Ardiansyah Muqsit beserta staf Kedutaan RI selama KRI Sultan Hasanuddin-366 berada di Colombo, Srilangka.

Kegiatan kunjungan tersebut diakhiri dengan penyampaian cinderamata dan sesi foto bersama Dubes RI dan Athan RI serta staf Kedutaan RI bersama personel Satgas MTF TNI XXVIII-K/ UNIFIL di di geladak Heli KRI Sultan Hasanuddin-366.

Komentar