Dheannews-Kebakaran menghanguskan satu unit rumah panggung dan merembet ke satu rumah lainnya di Jalan Pahlawan, Kelurahan Benteng Utara, Kecamatan Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, Jumat (9/10/2026) dini hari. Menyikapi kejadian tersebut, Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Didid Imawan, S.I.K., S.H., M.Tr.Mil., kembali mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di tengah kondisi musim kemarau.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 01.45 WITA. Api pertama kali diketahui berasal dari rumah panggung milik Andi Putra Bayu, 30 tahun, yang saat kejadian tidak berada di rumah. Kobaran api kemudian membesar hingga menghanguskan rumah beserta barang-barang milik korban dan merembet ke rumah milik Andi Musrawati, 58 tahun, yang berada di dekatnya.
Rumah milik Andi Musrawati turut terdampak, dengan bagian dinding sebelah kiri sempat terbakar. Api berhasil dikendalikan sebelum membakar seluruh bagian rumah tersebut setelah petugas Pemadam Kebakaran tiba di lokasi dan melakukan upaya pemadaman.
Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 01.55 WITA. Petugas kemudian melakukan pemadaman hingga sekitar pukul 03.10 WITA, dilanjutkan dengan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Personel Polres Kepulauan Selayar yang dipimpin Pamapta II IPDA Muh. Jasmet bersama personel piket fungsi turut mendatangi lokasi untuk melakukan pemantauan dan pengamanan selama proses pemadaman berlangsung hingga api berhasil dipadamkan.
Berdasarkan laporan awal, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Namun, berdasarkan keterangan saksi, api diduga berasal dari bagian dapur bawah rumah milik Andi Putra Bayu, yang terkadang digunakan untuk memasak dengan kayu bakar. Kerugian material akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp100 juta.
Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Didid Imawan menyampaikan apresiasi kepada petugas Pemadam Kebakaran yang sigap mendatangi lokasi dan melakukan upaya pemadaman. Apresiasi juga diberikan kepada personel Polres Kepulauan Selayar yang turut melakukan pemantauan serta pengamanan di lokasi kejadian.
“Kami mengapresiasi kesigapan petugas Pemadam Kebakaran yang bergerak cepat melakukan pemadaman, serta personel Polres Kepulauan Selayar yang hadir untuk memantau dan mengamankan jalannya penanganan kebakaran. Sinergi dan respons cepat seperti ini sangat penting untuk mencegah api semakin meluas dan meminimalkan dampak yang ditimbulkan,” ujar AKBP Didid Imawan.
Kapolres menegaskan, kejadian tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak mengabaikan potensi kebakaran, terlebih saat kondisi cuaca panas dan kering. Ia mengimbau masyarakat untuk memastikan kompor dan sumber api lainnya benar-benar padam setelah digunakan serta tidak meninggalkan aktivitas memasak yang menggunakan api tanpa pengawasan.
“Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan sumber api, termasuk ketika memasak dengan kayu bakar. Pastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan tempat memasak atau beristirahat. Periksa juga instalasi listrik dan peralatan rumah tangga yang berpotensi menimbulkan kebakaran,” imbaunya.
Selain itu, Kapolres meminta masyarakat segera menghubungi petugas Pemadam Kebakaran atau melaporkan kepada pihak kepolisian apabila melihat tanda-tanda kebakaran. Penanganan sejak dini dinilai sangat penting untuk mencegah api menjalar ke bangunan lain dan menimbulkan kerugian yang lebih besar.
“Jangan menunggu api membesar baru melapor. Jika melihat asap atau titik api, segera hubungi petugas terkait. Utamakan keselamatan jiwa dan jangan mengambil risiko melakukan pemadaman sendiri apabila api sudah membesar,” tegasnya.
Kapolres kembali mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan lingkungan dan melakukan langkah-langkah pencegahan kebakaran, baik di rumah maupun di kawasan hutan dan lahan selama musim kemarau.
“Kewaspadaan dan kepedulian kita bersama sangat penting untuk mencegah kebakaran. Mari menjaga lingkungan dan memastikan setiap sumber api digunakan secara aman agar kejadian serupa tidak terulang,” tutup AKBP Didid Imawan.
(Hms/Red)








Komentar