Menu Close Menu

Dari Doa di Makkah ke Meja Kafe Jakarta: Cerita di Balik Restu Bos Gapeksindo untuk Haji Badris

Jumat, 18 September 2026 | 14.56 WIB

 



JAKARTA – Eskalasi perebutan kursi Ketua DPD Realestat Indonesia (REI) Sulawesi Selatan tak hanya memanas di Makassar. Manuver lobi tingkat tinggi kini merambah ibu kota. Bakal calon kuat Ketua REI Sulsel, Haji Badris Salam, kembali mengunci gerbong dukungan krusial, kali ini dari asosiasi jasa konstruksi terbesar di daerah, Gapeksindo.

Kepastian ini diraih setelah CEO Bumi Pundi Karsa tersebut menggelar pertemuan strategis dengan Ketua Gabungan Pengusaha Konstruksi Indonesia (Gapeksindo) Sulsel, Amirullah Nur Saenong, di sebuah kafe di Jakarta pada Rabu (16/9/2026).

Pertemuan dua tokoh bisnis ini tidak sekadar agenda ngopi santai. Keduanya membedah prospek iklim investasi properti, dinamika ekonomi Sulsel, hingga peluang peleburan kekuatan antara gerbong REI dan Gapeksindo ke depan.

Obrolan strategis tersebut turut disaksikan oleh sejumlah tokoh elite pengusaha, di antaranya Ketua Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI) Sulsel Andi Yusran Paris, serta pengacara kawakan Aldin Bulen.

Dukungan Amirullah kepada Badris bukanlah tanpa kalkulasi bisnis. Ia menegaskan bahwa ekosistem properti tidak akan pernah bisa berlari kencang tanpa ditopang oleh tangan dingin para pelaku jasa konstruksi. Keduanya adalah dua sisi mata uang yang saling menghidupi.

"Saya sebagai Ketua Gapeksindo mendukung beliau untuk jadi ketua, supaya ke depan Gapeksindo bisa bersinergi lebih erat. Karena Gapeksindo dan REI itu saling terkait langsung antara pengembang perumahan dan urusan konstruksinya," urai Amirullah saat dikonfirmasi, Kamis (17/9/2026).

Membangun rumah dan kawasan, lanjut Amirullah, mutlak membutuhkan kolaborasi konkret. Ia melihat kapasitas kolaboratif tersebut ada pada sosok Badris Salam.

Di luar urusan profesional, relasi antara Amirullah dan Badris adalah jalinan persahabatan lama. Keduanya sama-sama merintis karir dan makan asam garam di kerasnya dunia usaha Sulawesi Selatan.

Menariknya, restu Amirullah ini rupanya sudah "dikirim" jauh hari dari Tanah Suci. Amirullah, yang baru saja kembali ke tanah air usai menunaikan ibadah umrah di Makkah, mengaku secara khusus telah memanjatkan doa untuk kelancaran hajat sahabatnya tersebut.

"Sebelumnya (saat di Makkah) saya sudah mendoakan dan menyatakan dukungan langsung kepada Haji Badris untuk maju sebagai calon ketua REI Sulsel," tutur Amirullah dengan nada hangat.

Makin mendekatnya hari penentuan tampaknya belum memunculkan nama kandidat lain yang seagresif Badris Salam dalam merajut komunikasi lintas asosiasi.

Hal ini diakui secara blak-blakan oleh Amirullah. Sebagai pimpinan asosiasi konstruksi terbesar di Sulsel, ia menyebut hingga detik ini belum ada figur lain yang melakukan pendekatan organisasi kepadanya.

"Saya belum tahu kalau ada calon lain selain HBS (Haji Badris Salam). Soalnya yang berkomunikasi intens dengan Gapeksindo hanya Haji Badris," bongkarnya.

Gaya proaktif dan manuver jemput bola yang diperagakan Haji Badris Salam ini membuktikan kelasnya sebagai kandidat yang tak sekadar menunggu di belakang meja. Dengan dukungan penuh dari mesin konstruksi Gapeksindo, jalan HBS menuju singgasana Ketua DPD REI Sulsel diproyeksi bakal makin tak tertandingi.

Komentar