Menu Close Menu

Penanaman Kedelai di Selayar, Kodaeral VI Tekankan Ketahanan Pangan sebagai Pilar Kekuatan Bangsa

Jumat, 22 Mei 2026 | 11.18 WIB


Dheannews
 - Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) VI bersama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar melaksanakan penanaman bibit kedelai Migo AL 1-89 dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Jumat (22/5/2026) di Desa Bontotangnga, Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar.


Kegiatan yang mengangkat tema “Sinergi Kodaeral VI bersama Pemda Kab. Kepl. Selayar wujudkan kedaulatan pangan NKRI” ini dihadiri oleh Dankodaeral VI Laksda TNI Andi Abdul Aziz, S.H., M.M., bersama unsur Forkopimda, pemerintah provinsi, serta berbagai elemen masyarakat. Kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkuat fondasi ketahanan pangan nasional.


Perwakilan Gubernur Sulawesi Selatan melalui Kadis Ketahanan Pangan, Dr. M. Ilyas, ST., M.Sc., menyampaikan bahwa pengembangan kedelai merupakan langkah strategis dalam mendukung kemandirian pangan dan mengurangi ketergantungan impor.


“Program ketahanan pangan merupakan prioritas nasional yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Pengembangan kedelai melalui pola pentahelix harus terus diperkuat agar percepatan swasembada dapat tercapai,” ujarnya.


Ia menambahkan bahwa potensi peningkatan produksi kedelai di Sulawesi Selatan masih terbuka luas, didukung siklus tanam yang relatif singkat serta keterlibatan berbagai pihak dalam pendampingan di lapangan.


Bupati Kepulauan Selayar, H. Muhammad Natsir Ali, menyampaikan bahwa pelaksanaan penanaman kedelai di daerahnya menjadi momentum penting dalam mendorong pengembangan sektor pertanian lokal.


“Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat ketahanan pangan daerah dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat,” katanya.


Menurutnya, tahap awal penanaman dilakukan di lahan sekitar 30 hektare dari target pengembangan hingga 100 hektare, sebagai langkah awal memperkenalkan dan mengembangkan komoditas kedelai secara lebih luas di Selayar.


Dalam kesempatan tersebut, Dankodaeral VI Laksda TNI Andi Abdul Aziz menegaskan bahwa ketahanan pangan memiliki posisi strategis dalam menjaga kekuatan bangsa.


“Pangan bukan hanya kebutuhan dasar, tetapi juga persoalan strategis bangsa. Negara yang kuat adalah negara yang mampu menjamin kebutuhan pangan rakyatnya secara mandiri dan berkelanjutan,” tegasnya.


Ia menekankan bahwa keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan ini mencerminkan pentingnya sinergi dalam membangun ketahanan nasional dari sektor pangan.


“Ketahanan pangan tidak dapat dibangun secara parsial, tetapi harus diwujudkan melalui sinergi dan kolaborasi seluruh elemen bangsa,” lanjutnya.


Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan bibit kedelai dan sembako kepada masyarakat secara simbolis, serta penanaman kedelai bersama oleh Dankodaeral VI, Pangdam XIV/Hasanuddin dan para tamu undangan.


Melalui kegiatan ini, diharapkan penguatan ketahanan pangan dapat terus berkembang dari tingkat desa, sekaligus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Selayar. (As)

Komentar