Pengelolan Situs Mansinam Dinilai Minim, Gubernur Siap Evaluasi Pengelola | DHEAN NEWS
Menu Close Menu

Pengelolan Situs Mansinam Dinilai Minim, Gubernur Siap Evaluasi Pengelola

Rabu, 06 Februari 2019 | 13.28 WIB
DHEAN.NEWS MANOKWARI - Gubernur Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan minta agar pengelolah situs Mansinam di evaluasi. Hal tersebut disampaikan Dominggus saat membawakan sambutannya di Perayaan HUT PI ke-164 Tahun, Selasa, (5/2) di Pulau Mansinam.

Dominggus menilai pengelolaan Situs Mansinam saat ini kurang maksimal.

“Pulau Mansinam  merupakan salah satu pulau kebanggan bagi orang Papua, khususnya di Papua Barat sebagai tempat peradaban injil masuk Papua.Tidak hanya itu, pemerintah provinsi telah menggelontorkan anggaran Miliaran setiap tahunnya agar tempat ini dikelolah dengan baik, namun banyaknya anggaran yang dikucurkan perintah tidak sebanding dengan apa yang ada di lapangan dan terkesan kurang tempat ini kurang rawat,” kata Dominggus.

Gubernur menambahkan, sejak Presiden RI ke 6, Susilo bambang Yudoyono meresmikan situs Pulau Mansinam, pemerintah terus mengalokasikan dana hibah kepada badan pengelolah situs Mansinam setiap tahunnya, namun dirinya menyesalkan hingga saat ini pengelolah pulau Mansinam tidak bekerja maksimal.

Dari data yang ada, Pemerintah provinsi telah mengalokasikan dana hibah, Tahun 2017 senilai Rp. 5 Miliar, Tahun 2018, Rp. 4 Miliar dan tahun 2019 disiapkan Rp. 6 Miliar.

“Khusus bantuan tahun ini, sebelum saya setujui untuk diserahkan kepada  badan pengelolah situs , badan pengelola harus  dibentuk dan direvisi ulang dan akan dibuatkan SK baru,” tegas Dominggus.

Dominggus menyesalkan kondisi Pulau Mandinam, khususnya tempat perayaan Hut PI yang terkesan kotor, tidak terawat bahkan banyak ditumbuhi rumput.

Dirinya berpendapat situs Mansinam hanya dibersihkan oleh panitia perayaan sekali setahun menggunakan dana bantuan HUT PI .

“Sementara bantuan dana hibah dari Pemerintah Provinsi Papua Barat ke badan pengelolah situs  tidak dimanfatakan dengan baik sehingga masyrakat yang ada di pulau ini apatis karena hak-hak mereka tidak diberikan,” terang Dominggus.

Dominggus berjanji akan menekankan kepada Badan Pekerja Sinode dan keluarga agar segera menjadwalkan waktu yang tepat untuk duduk bersama pemerintah provinsi dan kabupaten guna membentuk dan merevisi badan pengelolah yang ada saat ini. Sehingga badan pengelolah nantinya diisi oleh orang yang takut akan Tuhan  dan menggunakan dana secara baik untuk mengelolah situs-situs  yang ada di Pulau Mansinam.

Komentar