Menu Close Menu

Seorang Ayah di Luwu Cekik Bayinya Hingga Tewas, ini Peristiwa Lengkapnya

Rabu, 31 Juli 2019 | 18.24 WIB
DHEAN.NEWS LUWU - Dipicu api cemburu, HD (35), Petani warga Dusun Lajang, Desa Lewandi, Kecamatan Walenrang Barat, Luwu, tega menghabisi nyawa anaknya sendiri dengan sadis. Persoalaanya HD yakin kalau istrinya telah main serong dengan pria idaman lain saat dirinya lagi diperantauan. Tak hanya anak, istri dan ibu kandung hingga tetangga rumahnya pun ikut jadi korban.

Awal peristiwa pada Minggu tanggal 28 Juli 2019 sekitar jam 8 pagi, Sinta (35) istri HD hendak membawa putrinya Enjel (4 bulan) yang sedang sakit ke Puskesmas untuk berobat, namun tiba-tiba HD menolak, malah merebut Enjel dari tangan Sinta dan tidak mau melepaskan dari pelukannya bahkan melarang siapapun mendekat.

Karena kawatir, Samma (60) yang merupakan nenek Enjel mencoba membantu Sinta untuk membujuk suaminya, tapi naas karena emosi HD justru memukul Samma yang tak lain ibu kandungnya sendiri hingga tangan Samma patah tulang.

Keesokan harinya, Senin (29/07/19), pemerintah desa setempat bersama warga dan tetangganya kembali mendatangi dan membujuk HD, namun alih-alih menerima saran dan bujukan dari warga, HD malah marah-marah bahkan sampai membakar rumah milik salah satu tetangganya lalu mengancam semua warga agar tidak satupun yang boleh mendekati putrinya Enjel. Melihat HD yang mempersenjatai dirinya dengan sebilah parang, tentunya tak satupun warga yang berani mendekat.

Karena jarak yang sangat jauh dari kehidupan kota, kejadian ini baru sampai ke telinga Polisi pada Selasa (30/07/19) sekitar jam 10 pagi, setelah Intang alias Papa Serin (Sekretaris Desa Lewandi) mendatangi Polsek Walenrang, melaporkan tentang kelakuan sadis HD terhadap keluarganya. Diketahui memang Dusun Lewandi adalah salah satu daerah pelosok Kabupaten Luwu, untuk sampai ke sana hanya bisa dengan 30 Km bersepeda motor yang dilanjutkan dengan berjalan kaki sejauh 10 Km.

Begitu menerima laporan, dipimpin Kapolsek AKP Rafli, S.Sos, MH, Polsek Walenrang di Backup Tim gabungan dari Polres Luwu langsung berangkat ke Lewandi, selang menempuh 4 jam perjalanan, saat tiba di TKP tak butuh waktu lama pelaku HD langsung dibekuk Polisi lalu digelandang ke Polsek, Samma dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis, sedangkan si bayi Enjel yang ternyata sudah dalam keadaan tak bernyawa juga dibawa ke Puskesmas untuk divisum.

Kepada Tim Dhean News pihak kepolisian membeberkan, berdasarkan hasil interogasi sementara terhadap HD diperoleh keterangan bahwa pada hari Minggu tanggal 28 Juli 2019, tersangka mengaku menganiaya Ibu Kandungnya Samma, dengan cara memukul tangan kanannya menggunakan potongan bambu hingga patah tulang, lalu keesokan harinya Senin siang sekitar jam 11.00 WITA, HD membunuh bayinya sendiri Enjel dengan mencekik leher dan memutar kepalanya sampai tewas, kemudian sorenya sekitar Jam 17.00 WITA  HD melakukan pembakaran rumah milik tetangganya Pati (50).

"Motif pembunuhan yaitu permasalahan dalam rumah tangga, karena Tersangka terbakar rasa cemburu terhadap istrinya yang dicurigai melakukan perselingkuhan, dan menganggap bayinya Enjel bukan anak  kandungnya," terang Akp Rafli.

Hingga kini, HD tengah mendekam di kamar tahanan Polsek Walenrang  yang rencananya akan diperiksa kejiwaan beserta kondisi fisiknya terkait dugaan gangguan mental dan pengaruh narkoba.

Komentar