Taman Buru Komara Takalar Akan Jadi Pusat Peringatan Hari Bakti Rimbawan 2019 | DHEAN NEWS
Menu Close Menu

Taman Buru Komara Takalar Akan Jadi Pusat Peringatan Hari Bakti Rimbawan 2019

Kamis, 14 Maret 2019 | 16.05 WIB
DHEAN.NEWS TAKALAR -  Peringatan hari bakti rimbawan tahun 2019 di Sulawesi Selatan akan dipusatkan di Kabupaten Takalar dengan menggelar penanaman pohon di Taman Buru Komara, Desa Cakura, Kecamatam Polongbangkeng Selatan, Sabtu 16 Maret 2019 mendatang. 

Kepala Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Sulawesi dan Maluku (P3ESUMA) Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Darhamsyah menjelaskan bahwa Kabupaten Takalar terpilih menjadi lokasi peringatan hari bakti rimbawan yang diperinagati secara nasional tahun ini karena kabupaten Takalar menjadi salah satu dari empat daerah di Indonesia yang memiliki taman berburu. 

Taman Buru Komara yang memiliki history dan sejarah yang panjang sebagai tempat berburu raja ini pun menjadi objek yang akan dikembangkan melalui berbagai event yang dilaksanakan dilokasi tersebut serta menghidupkan kembali aktivitas berburu untuk menarik minat wisatawan. 

"Taman buru Komara ini memiliki history yang panjang sebagai tempat berburu Karaeng Polongbangkeng, ini nantinya kita akan hidupkan kembali melalui berbagai event yang akan dilaksanakan dilokasi tersebut. Kita akan jadikan sebagai event wisata dan event sport untuk berburu," Jelas Darhamsyah. 

Untuk peringatan hari Rimbawan nanti, Kementrian Lingkungan Hidup Sulawesi Selatan bersinergi dengan Pemkab Takalar melalui Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup akan menggelar dua event yakni penanaman pohon dan event sport trail yang dilaksanakan sehari. 

Penanaman pohon ini sekaligus merupakan follow up dari pencanangan penanaman sejuta pohon oleh Pemkab Talalar dalam  rangka hari jadi Takalar yang ke-59 beberapa waktu lalu. 

"Jadi nanti akan ada penanaman pohon di Taman Buru Komara, ini sekaligus merupakan kelanjutan dari pencanangan Pemerintah daerah   bersinergi dengan Kementrian Lingkungan Hidup," jelas Kepala Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup Andi Rijal Mustamin, Kamis (14/3/2019).

Komentar