Acara Kemendes di Pinrang Gagal, Tamu dan Undangan Dari 5 Kabupaten Kecewa | DHEAN NEWS
Menu Close Menu

Acara Kemendes di Pinrang Gagal, Tamu dan Undangan Dari 5 Kabupaten Kecewa

Kamis, 21 Maret 2019 | 20.28 WIB
DHEAN.NEWS PINRANG -  Persiapan penyambutan kedatangan Menteri desa PDTT dan Wakil ketua MPR RI pada hari rabu tanggal 20 maret 2019 telah dilakukan oleh pihak pemerintah daerah kabupaten Pinrang bersama ribuan tamu dan undangan sejak pagi pukul 09.30 wita. 

Para tamu dan undangan yang juga hadir dari kabupaten lain sejak pagi tadi sudah memadati gedung indoor kantor Bupati yang berlokasi di jalan Bintang kecamatan Watang Sawitto kabupaten Pinrang (21/03/2019).

Wakil Ketua MPR RI Muhaimin Iskandar bersama Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo dijadwalkan tiba di kabupaten Pinrang pada pukul 14.00 wita, untuk membuka acara "Sosialisasi Prioritas Penggunaan Dana Desa".

Namun kedua orang penting tersebut membatalkan kehadirannya dalam acara Sosialisasi Prioritas Penggunaan Dana Desa di kabupaten Pinrang. Yang di sampaikan pihak panitia lewat pegeras suara membuat sontak para tamu yang sejak pagi tadi menunggu, mereka merasa sangat kecewa dan warga tersebut bersama para tamu dan undangan dari kabupaten lain satu persatu beranjak pulang meninggalkan tempat acara. 
Hasanuddin, "Salah seorang warga yang datang mengungkapkan kekecewaannya kata dia "kami sangat kecewa pak menteri dan wakil MPR tidak hadir padahal kami menunggu seharian, tapi nyatanya tidak hadir, "Hasanuddin ujarnya kepada awak media dengan nada kesal.

Pihak kementrian kemendes Deputi HRD Sekpro P3MD pusat Mohammad Sabri saat di temui awak media enggan memberikan jawaban dari pertanyaan para wartawan di kabupaten Pinrang. Mohammad Sabri kata dia pada awak media "saya sangat pusing dan stres karena acara ini tidak terlaksaan, jadi tidak bisa kasi jawaban".

Sementara Plt kadis PMD kabupaten Pinrang Chandra Yasin menjelaskan, "Menteri tidak hadir karena informasi  yang didapat menteri telah diundang oleh bawaslu pusat, hari ini sehingga tidak sempat hadir. 

"Para tamu dan undangan dari 5 (lima) kabupaten juga berharap yang gantikan menteri adalah Dirjen, tapi informasi yang didapatkan dari kedua dirjen, juga tidak sempat hadir. Setelah dilaporkan ke Bupati Pinrang melalui kehadiran beliau yang tidak sempat hadir karena sesuatu hal yang sifatnya tidak bisa disampaikan," ungkapnya. 

"Bupati Pinrang setelah mendapat informasi tersebut langsung memerintahkan kepada pihak panitia agar menyampaikan permohonan maaf dari pihak pemerintah kabupaten Pinrang kepada tamu dan undangan yang datang karena acaranya batal," tutup Chandra Yasin (AAD).

Komentar