Tiga Tahun OD-SK Nahkodai Sulut, Pemprov Gelar Pesta Rakyat | DHEAN NEWS
Menu Close Menu

Tiga Tahun OD-SK Nahkodai Sulut, Pemprov Gelar Pesta Rakyat

Selasa, 12 Februari 2019 | 12.19 WIB
DHEAN.NEWS MANADO - Selasa 12 Februari 2019, Gubernur Olly Dondokambey, SE dan Wakil Gubernur Drs. Steven O.E. Kandouw (OD-SK) sudah memimpin Sulawesi Utara selama 3 tahun. Ada banyak kemajuan dan prestasi yang telah diraih. Tak sedikit pula tantangan yang harus dihadapi. 

Untuk mensyukurinya, di hari istimewa ini, Pemprov Sulut akan menggelar Pesta Rakyat pada sore hari di Halaman Kantor Gubernur sekaligus sebagai penutup dalam rangkaian berbagai acara yang diselenggarakan dalam memperingati 3 tahun kepemimpinan OD-SK.

Sebelumnya, kegiatan yang dimulai pukul 13.00 Wita ini akan diawali dengan penampilan tari kabasaran mengiringi kedatangan Gubernur Olly dan Wagub Kandouw menuju tenda utama. Selanjutnya digelar ibadah syukur yang dipimpin Ketua BPMS GMIM Pdt. Hein Arina dan doa bersama oleh lima tokoh agama.

Kemudian pertunjukan kesenian daerah seperti masamper dan tarian kabela ikut mewarnai perayaan 3 tahun OD-SK memimpin Sulut.

Menariknya, pada hajatan ini juga dilakukan penyerahan bantuan dan penghargaan oleh Gubernur Olly kepada sejumlah organisasi dan instansi, diantaranya bantuan hibah bagi 20 organisasi kemasyarakatan, penyerahan penghargaan kepada Pimpinan Silk Air atas kerja sama melayani selama 25 tahun Manado-Singapura. 

Pada kesempatan itu Gubernur Olly didampingi Wagub Kandouw dan Sekdaprov Edwin Silangen akan menyerahkan bantuan kepada korban bencana dan melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah Sulut dengan PT. SMI.

Sebelum diakhiri dengan atraksi hiburan, ramah tamah dan doorprize bagi masyarakat, ASN dan THL akan dilakukan penyerahan buku OD-SK 3 Tahun Kepemimpinan kepada jajaran Forkopimda dan tokoh masyarakat serta pemotongan kue ulang tahun oleh Gubernur Olly, Ketua TP PKK Sulut Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan, Wagub Kandouw dan Wakil Ketua TP PKK Sulut Kartika Devi Kandouw-Tanos.

Komentar