Sukses Menjalin Kerjasama Dengan Supermaket di Makassar, Kini Beras Organik Pinrang Diminati Rumah Makan | DHEAN NEWS
Menu Close Menu

Sukses Menjalin Kerjasama Dengan Supermaket di Makassar, Kini Beras Organik Pinrang Diminati Rumah Makan

Selasa, 28 Agustus 2018 | 21.11 WIB

DHEAN.NEWS PINRANG - Beras Organik Pinrang yang  merupakan beras yang berasal dari Kecamatan Lembang Kabupaten Pinrang di budidayakan dengan menggunakan sistem Pertanian Organik.

Proses budidaya ini tidak menggunakan Pestisida atau bahan kimia lainnya untuk tanaman bertumbuh dan berkembang. Beras organik Pinrang ini berbeda dengan jenis beras biasa yang banyak di konsumsi masyarakat secara umum.

Beras organik ini memiliki karakteristik tersendiri dan banyak kelebihan dibanding beras biasa pada umumnya dan Sukses menjalin kerjasama dengan supermaket di Makassar.

Dengan kelebihan yang banyak di miliki oleh beras ini, beras organik ini berhasil mendapatkan Sertifikat Jaminan Mutu dan menjadi salah beras yang di minati oleh rumah makan ternama serta semua kalangan masyarakat.

Salah satu rumah makan ternama pun meminati beras ini, termasuk Rumah Makan Ulu Juku yang berlokasi di Jalan Racing Centre Kota Makassar.

Pemerintah Kabupaten Pinrang saat ini juga memiliki perhatian khusus yang besar dalam pengembangan beras organik. Untuk Tahun 2019 lahan untuk pertanian organik ini akan diperluas.

Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian Dan Hortikultura Pinrang, Hj. Dahariah saat berkunjung di Rumah Makan Ulu Juku, pada Senin 27 Agustus 2018 kemarin, mengungkapkan melalui Via Selulernya bahwa beras organik Pinrang mulai dikenal, bahkan permintaan akan beras organik tersebut kian meningkat.

“Kami merasa bersyukur karena beras organik Pinrang mulai dikenal luas, disamping melakukan penguatan pada pemasarannya, kami juga akan melakukan upaya yang maksimal dalam produksinya. Kelompok tani yang memproduksi beras organik tersebut terus kami bina." Pungkas Hj. Dahariah.

Pemasaran beras Organik ini mendapatkan Harga jual yang lebih tinggi dari beras biasa. Dan diyakini akan lebih menguntungkan petani yang membudidayakannya. (SMpin)

Komentar