Manokwari Jadi Tuan Rumah Rakor Bupati/Walikota Regional Timur | DHEAN NEWS
Menu Close Menu

Manokwari Jadi Tuan Rumah Rakor Bupati/Walikota Regional Timur

Kamis, 30 Agustus 2018 | 12.33 WIB

DHEAN.NEWS MANOKWARI - Kab. Manokwari jadi tuan rumah  Rapat Koordinasi Bupati/Walikota Regional Timur Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, di Aston Niu Hotel, Rabu,  (29/8/18).

Rakor digelar untuk menyatukan komitmen kepala daerah sebagai kunci utama percepatan reformasi birokrasi.

Rakor dibuka oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi  Birokrasi, Syafruddin diwakili oleh Staf Ahli Menteri PANRB Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah, Shadiq Pasadigoe.


Shadiq Pasadigoe, lewat pemaparannya menjelaakan bahwa ,peran utama kepala daerah  harus dijalankan seperti pembinaan terhadap ASN di pemerintahan daerah serta menjamin tersedianya pelayan publik yang berkualitas kepada masyrakat dan memastikan  pembangunan daerah  sesuai detail tata ruang.

Pasadigoe menekankan bahwa  sebagai pimpinan daerah, jika  tidak disiplin  mematuhi tata ruang, maka pembangunan  daerah  akan berkembang  tanpa terkendali. Akibatnya berdampak pada keadilan  demografis tidak dapat diwujudkan.

Permasalahan  yang ditemui berkaitan dengan pembinaan kepegawaian  seperti  belanja pegawai yang lebih besar  dari belanja publik, inefisiensi penggunaan anggaran, serta perilaku Aparat.

Olehnya Itu, penyelesaian  berbagai permasalahan kepegawaian  akan memberikan  dampak pada penyelesaian permasalahan pada area-area laiinnya.

“Saya mengingatkan  kembali atas sumpah yang diucapkan saat pelantikan yang mengandung makna tanggjawab yang mendalam, menjalankan secara konsisten manajemen ASN dengan sistem  Merit, serta peningkatan profesionalisme ASN, optimalisasi ASN, Penerapan manajemen kinerja, serta pemberian reward and Punishment,” jelas Pasadigoe.

Adapun langkah-langkah pembinaan pegawai  perlu didukung  dengan langkah-langkah perbaikan  pada bidang lainnya seperti, debirokratisi dan deregulasi, akuntabilitas kinerja, peningkatan sistem pengawasan, Penerapan e-goverment, revolusi mental ASN, peningkatan kualitas pelayanan, harus mengubah cara kita melayani masyrakat, harus lebih berkinerja, seluruh jajaran  pimpinan harus aktif memimpin.

Komentar