Akselerasi Pembangunan Jawa Barat Bagian Selatan, Menpar dan Mendes PDTT Sejalan Dorong Pariwisata | DHEAN NEWS
Menu Close Menu

Akselerasi Pembangunan Jawa Barat Bagian Selatan, Menpar dan Mendes PDTT Sejalan Dorong Pariwisata

Kamis, 23 Agustus 2018 | 11.14 WIB

DHEAN.NEWS JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (Menkomar) Luhut Binsar Pandjaitan menindaklanjuti keseriusan Pemerintah Pusat yang tengah memberi perhatian lebih ke wilayah Jawa Barat (Jabar) bagian selatan. Perekonomian daerah tersebut ingin digenjot pemerintah.

Pukul 16.30 WIB di kantornya, Menkomar mengumpulkan beberapa Menteri seperti Arief Yahya - Menteri Pariwisata, Bambang Brodjonegoro - Menteri Bappenas, Sofyan A. Djalil - Menteri Agraria dan Tata Ruang, Budi Karya Sumadi - Menteri Perhubungan, Eko Putro Sandjojo - Menteri Pembangunan Desa Tertinggal, Ignatius Jonan - Menteri ESDM; serta dihadiri Rudy Gunawan - Bupati Garut, Ajo Sarjono - Wakil Bupati Sukabumi dan SKPD Jawa Barat Bagian Selatan lainnya.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi RI (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo mengatakan, Produk Unggulan Kawasan Pedesaan (Prukades) sedang disiapkan, misalnya singkong dan jagung. Prukades tersebut juga siap ditampung oleh swasta.

"Jadi dari Kemendes sudah siap untuk Prukades jagung, Prukades singkong, kita sudah ada kerja sama dengan swasta sebagai off taker-nya juga," kata Eko. Pihaknya juga meminta agar disediakan pelabuhan untuk mengangkut hasil panen. Selain itu, desa wisata juga disiapkan untuk menggenjot ekonomi sekitar.

"Jadi tadi saya minta untuk disediakan pelabuhan sesegera mungkin agar mereka bisa panennya lebih cepat sama desa wisata," tambah Eko.

Prukades seperti jagung dan singkong, kata Eko, didapatkan dari Sukabumi dan Tasikmalaya. Produk tersebut digunakan untuk kebutuhan pakan ternak dan kebutuhan industri di wilayah sekitar.

Untuk desa wisata, di Sukabumi menjadi potensi yang disorot pemerintah. Desa wisata tersebut bisa mencontoh model Desa Umbul Ponggok. “Banyak kayak model di Ponggok, model kayak kafe-kafe di Pujon Kidul atau agro wisata, ecowisata itu bisa dilakukan. Jadi nggak akan mengganggu agriculture di sana, jadi sebagai top up aja dan itu lumayan banyak menciptakan lapangan kerja juga," ujar Eko.

Menpar Arief Yahya makin semangat, jargon pariwisata sebagai penggerak atau motor flow of people, money and goods (orang/wisatawan, uang, dan barang/investasi) sudah mengena di institusi terkait. Menpar menyampaikan untuk cara paling cepat mengembangkan ekonomi melalui pariwisata di Jabar bagian selatan adalah melalui pengembangan 2 Kawasan Ekonomi Khusus yaitu KEK Pangandaran dan KEK Sukabumi.

Menpar tidak lupa menyebutkan, Atraksi dan Amenitas di Jabar bagian selatan perlu diperkuat dengan kartu As satu lagi, yaitu Aksesibilitas! Dengan komplit 3 kartu As pariwisata tersebut, Menpar Arief Yahya yakin ekonomi di Jabar bagian selatan akan terdongkrak melalui pariwisata, seperti Mendes PDTT akan coba perjuangkan sebelumnya soal pelabuhan dan desa wisata. Aksesibilitas adalah kunci.

#PesonaIndonesia #WonderfulIndonesia

Komentar